please wait

Menyambut Malam Nuzulul Qur'an 17 Ramadan 1442 H


SMK WIKRAMA BOGOR - Tak terasa bulan Ramadan 1442 H sudah berjalan separuh lebih. Salah satu momen yang ditunggu saat Ramadan adalah Nuzulul Qur'an yang jatuh pada 17 Ramadan. 
Nuzulul Qur'an juga menjadi salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi dalam bulan Ramadan. Peristiwa yang memperingati turunnya ayat Al-Quran untuk pertama kali ini menjadi wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW.

Nuzulul Quran 2021 dan Amalan yang Dianjurkan

Nuzulul Quran terdiri dari kata nuzul dan Alquran yang berbentuk idafah, dan tidak dimaknai secara harfiah (menurunkan sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah).

Hal ini dikarenakan Alquran tidaklah berbentuk fisik atau materi. Sehingga pengertian Nuzulul Quran yang dimaksud adalah pengertian majazi, yaitu penyampaian informasi (wahyu atau firman Allah) kepada Nabi Muhammad SAW dari alam gaib ke alam nyata melalui perantara malaikat Jibril AS (Ensiklopedi Hukum Islam I, Abdul Aziz Dahlan dkk: 1996).

Berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya, Al Qur'an turun kepada nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur selama 23 tahun. Turunnya Alquran secara bertahap ini juga telah dijelaskan dalam firman Allah berikut ini:

“Berkatalah orang-orang yang kafir: "Mengapa Al-Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?"; demikianlah supaya kami perkuat hatimu dengannya dan kami membacanya secara tartil (teratur dan benar).” (QS. Al-Furqan: 32).

Selain itu, turunnya Alquran secara berangsur-angsur dan bertahap merupakan bantuan yang paling baik bagi jiwa manusia dalam upaya menghafal Alquran.

Tak hanya menghafal, umat Islam pun bisa memahami, mempelajari, memikirkan makna-makna dan juga mengamalkan kandungan Alquran (Manna’ al-Qaththan, Mabahits fi ‘Ulum al-Qur’an, h. 134-149).

Peringatan Nuzulul Quran 2021 jatuh pada hari 29 April 2021, biasanya umat Islam akan menggelar pengajian dan juga tadarrus Alquran di masjid sebagai salah satu amalan untuk mendapatkan pahala.

Namun, karena pandemi karena virus COVID-19 yang belum berlalu, maka terdapat pembatasan mengenai peringatan Nuzulul Quran yang digelar untuk umum.

Kemenag pada tanggal (8/4/2021) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 04 Tahun 2021 poin 7 yang menegaskan bahwa:

“Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, di daerah yang masuk kategori risiko rendah (zona kuning), dan aman dari penyebaran Covid-19 (zona hijau) wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat/lapangan”.

Selain itu amalan malam nuzulul quran yang dianjurkan antara lain i'tikaf, memperbanyak doa dan memperbanyak sholat malam.

Semoga kita semua bisa meraih pahala berlimpah di malam nuzulul quran. Amin.