please wait

PT. Parsaoran HSPNet Gelar Rekrutmen di Wikrama


SMK WIKRAMA BOGOR – PT. Parsaroan Global Data Trans HspNet menggelar rekrutmen untuk lulusan Wikrama jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) pada Rabu (11/11/2020).

Bertempat di gedung Balai Krida SMK Wikrama Bogor, kegiatan dihadiri oleh David Simanjuntak dan Oscar Sihotang sebagai perwakilan Rekruiter perusahaan, didampingi oleh Muslih, S.Kom. selaku Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) Wikrama dan Didik Suryabuana, S.T. selaku Ketua Kompetensi Keahlian TKJ.

Diikuti oleh 15 alumni TKJ Wikrama, perusahaan menggunakan psikotes sebagai tahapan yang harus diikuti peserta, sebagaimana disampaikan David Simanjuntak.

“Alur rekrutmen ada 3 tahapan, pertama psikotes, kedua wawancara, dan yang ketiga langsung tanda tangan kontrak. Dalam psikotes sendiri ada tes IQ, tes kepribadian dan tes kemampuan”, ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan membutuhkan pekerja yang mempunyai attitude bagus.

“Kami membutuhkan pekerja yang soft skill nya bagus, disiplin, banyak inisiatif,dan kreatif. Dan kami membutuhkan yang siap pakai, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di TKJ”, ungkapnya.

Mengenai fasilitas, ia juga menjelaskan.

“Setelah diterima, mereka akan kami lihat 3 bulan pertama, jika bagus langsung kami kontrak 1 tahun, dalam 1 tahun kok bagus akan kami jadikan karyawan tetap. Untuk fasilitas kami siapkan mess, BPJS Ketenagakerjaan, asuransi kesehatan, dan ada bonus – bonus yang akan kami berikan”, tambah David.

PT. Parsaroan Global Data Trans HspNet adalah perusahaan penyedia jasa layanan Internet Dedicated (Dedicated Internet Service Provider) yang berdomisili di Jakarta Selatan.

Berdiri sejak tahun 2006, kini cabangnya  telah  ada di seluruh pulau Jawa dan Bali.

Saat ini PT. Parsaoran terus mengembangkan cabangnya dan membutuhkan 1000 orang lebih pekerja baru di tahun 2021.

Disampaikan Muslih, S.Kom., SMK Wikrama terus berusaha menjadi penyedia lulusan siap kerja bagi perusahaan di Indonesia.

“Kami akan terus berusaha berkontribusi, menyiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kami ingin industri dengan kita (sekolah) itu “nikah massal” di setiap kelas, jadi setiap  yang kita lakukan di kelas atau di laboratorium adalah yang dilakukan di industri/perusahaan”, jelasnya.

Ia juga menambahkan pentingnya gotong royong semua pihak untuk menyediakan lulusan yang berkualitas dari sisi soft skill maupun hard skill.

“Harus ada intregrasi berbagai unsur yang terlibat, sekolah, pemerintah, siswa, orang tua, dan perusahaan, itu yang sedang kita coba lakukan. Kualitas unsur juga sangat penting”, pungkasnya.