please wait

Kunjungan CDC Universitas Indonesia ke Wikrama


SMK WIKRAMA BOGOR – Tim Career Development Center Universitas Indonesia (CDC-UI) melakukan kunjungan dalam rangka Benchmarking Best Practice Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Wikrama Bogor pada Rabu (21/10/2020).

Turut hadir dalam kunjungan adalah Dra. Sandra Fikawati, MPH. (Kepala CDC-UI), Gigih Gesang, S.Psi., dan Dra. Dina Ramayanti, yang diterima di ruang IDS oleh Kepala SMK Wikrama Iin Mulyani, S.Si dan Muslih, S.Kom. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri sekaligus Ketua BKK Wikrama.

Maksud kunjungan untuk melihat garis besar pembinaan pengembangan karir siswa di SMK Wikrama, nantinya hasil catatan yang didapat akan dijadikan salah satu referensi pembuatan buku Pedoman Pengembangan Karir Siswa yang akan diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMK Kemedikbud.

Dalam sambutannya, Iin Mulyani,S.Si menyampaikan bahwa Wikrama berusaha selalu update dengan perkembangan dunia industri dengan menyiapkan siswa sesuai apa yang Industri butuhkan.

 “Industri sekarang lebih membutuhkan orang yang mempunyai softskill bagus daripada sekedar hardskill. Kedisiplinan (ibadah dan kerja), kemampuan adaptasi, inovatif, inisiatif, kemampuan bekerja sama, mampu memenuhi target kerja, itu lebih dibutuhkan, daripada sekedar ‘Programmer handal’ atau ‘ahli Desain Grafis’, misalnya”, ungkap bu Iin.

Pembentukan softskill siswa Wikrama dirangkum dalam desain pembelajaran karakter yang dilaksanakan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Saat ini Wikrama telah bermitra dengan ratusan industri/perusahaan yang siap menampung siswa lulusan Wikrama setiap tahunnya, bahkan sebagian besar perusahaan yang melakukan jemput bola ke Wikrama melalui kegiatan rekrutmen yang diadakan.

Berdasarkan data dari laman resmi BKK Ditpsmk Kemendikbud, Wikrama menjadi urutan ke-3 (tiga) penyalur kerja terbanyak se-Indonesia dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir.

Ketua BKK SMK Wikrama, Muslih, S.Kom. memaparkan, dalam membangun kerjasama dengan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA), semua komponen harus mendukung agar sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kami konsen dalam menyiapkan lulusan untuk siap kerja, membuat siswa ‘gila’ itu menjadi penting, karena dunia kerja di industri memang seperti itu. Lebih baik ‘berdarah-darah’ dulu tapi selanjutnya jadi indah. Kami ingin, yang akan mereka hadapi di dunia Industri, sudah mereka praktekkan di sekolah”, jelasnya.

Gigih Gesang, S.Psi., salah satu perwakilan CDC-UI mengaku tertarik dengan program pengembangan karir siswa Wikrama.

“Salah satu isu yang terpenting dari PKS (Pengembangan Karir Siswa) adalah notebook nya, catatanya. Wikrama mewadahi itu dengan sebuah buku kontrol (buku Kejar Prestasi) yang setiap minggu dimasukan dalam sistem digital. Ini menarik” katanya.

Wikrama sendiri telah mempunyai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak  Pertama (P1). LSP adalah lembaga pelaksana kegiatan uji kompetensi yang mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (MF)

 

 

Sumber terkait :

https://bkk.ditpsmk.net/

http://cdc.ui.ac.id/