please wait

OTKP Wikrama Raih Dua Piala Lomba Kompetensi Administrasi Perkantoran se-Jawa


SMK WIKRAMA BOGOR – Prestasi siswa siswi jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) SMK Wikrama Bogor sudah tidak diragukan lagi. Setiap tahunnya, OTKP selalu menjuarai berbagai lomba sekretaris di tingkat kota, provinsi, maupun nasional, seperti di tahun 2016 dan 2017 piala berhasil diraih SMK Wikrama Bogor dalam ajang lomba sekretaris provinsi dan nasional. Tahun ini, OTKP kembali meraih juara dalam ajang serupa, yaitu Lomba Kompetensi Adiministrasi perkantoran (LKAP) se-Jawa pada tanggal 2 sampai 6 Oktober 2018 yang berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, dua piala sekaligus berhasil diperoleh SMK Wikrama Bogor yang diwakili oleh dua peserta didik bernama Sultan Yusuf Albari dan Solihat Khoirunnisa yang dibimbing oleh salah seorang guru OTKP, Nurafia.

Nurafia mengaku, sebelum mengikuti lomba peserta didik telah melakukan persiapan dengan matang.  “Tahap awal ialah mempersiapkan mental dan kepercayaan diri. Hal terpenting mereka sudah tampil dengan maksimal, harapan saya kedepannya kemapuan mereka meningkat, terutama dibidang administrasi dan bahasa Inggris. Bukan hanya itu, ketelitian pengerjaan tugas juga harus diperhatikan,” jelas Nurafia.Ia pun menceritakan, persaingan dalam perlombaan begitu ketat, mental para peserta diuji oleh pengawas. Menurut Nurafia, hal tersebut bisa teratasi, dengan persiapan matang yang telah dilakukan Sultan dan Solihat dalam waktu kurang lebih 1 bulan. Akhirnya, berujung pada hasil yang membuat bangga keluaraga SMK Wikrama. “Berkat usaha, doa dan kerja keras akhirnya keduanya meraih juara 2 dan 3 dari 33 orang peserta yang mengikuti lomba tersebut, se-Jawa dan Bali. Perlombaan ini baru bulan ini SMK Wikrama mengirimkan peserta lomba,” katanya.

Pada saat diwawancara tim jurnalistik, Sultan merasa senang dan bangga, ia mengemukakan “Setelah mengikuti LKAP, saya bisa mengetahui kemampuan yang dimiliki. Selain itu dapat menumbuhkan sportifitas serta ambisi yang positif. Saya mendapatkan teman-teman baru dari berbagai daerah.” Ujarnya. Selain itu, Sultan mengaku mendapatkan pengetahuan baru untuk  meningkatkan potensi. “ Karena saya bisa melihat cara-cara sekolah lain dalam berpresentasi, yang baiknya bisa saya ambil untuk meningkatkan kemampuan saya,’ tuturnya.“Intinya kita haruas pantang menyerah dan rendah hati. Dibarengi dengan belajar yang tak kenal kata bosan. Siapa pun lawannya harus optimis, dan tak lupa mintalah doa kepada orang tua dan tuhan kita,” tukas Sultan. (ND/IU)