please wait

Asah Kemampuan Bahasa Inggris Lewat Lomba


SMK Wikrama Bogor – Kemampuan Bahasa Inggris saat ini sangat diperlukan terlebih di dunia kerja untuk menghadapi era digital yang memungkinkan kita bekerjasama dan berkomunikasi dengan perusahaan dari berbagai belahan dunia dengan sangat mudah. Sadar akan hal tersebut, SMK Wikrama kerap kali mengembangkan kemampuan bahasa Inggris peserta didiknya lewat pembelajaran yang menyenangkan, seperti mengadakan permainan yang menuntut mereka menggunakan bahasa Inggris. Termasuk mendorong peseta didiknya untuk mengikuti lomba yang berkaitan dengan bahasa Inggris.

Belum lama ini , 11 Desember 2018, SMK Wikrama mengirimkan 6 peserta didiknya yang dibagi menjadi 2 tim dalam lomba High School Quiz di Universitas Pakuan yang termasuk rangkaian dalam kegiatan English Festival. Hilda Damayanti sebagai guru pembimbing mereka mengatakan, hasil dari kerja keras peserta didiknya mampu membanggakan seisi sekolah. “Karena 2 tim yang dikirimkan SMK Wikrama tersebut berhasil meraih juara 1 dan juara 2,” katanya.

Hilda merasa bangga karena kedua tim bimbingannya berhasil meraih juara, walaupun waktu latihan hanya seminggu. “Kami latihan selama seminggu sebelum lomba, dan kemenangan ini tidak dapat terwujud tanpa adanya doa dan dukungan dari seluruh warga sekolah, untuk itu saya ucapkan terimakasih,” ceritanya.

Salah seorang anggota tim bimbingan Hilda, Dhiya Galih Luthfenia pun juga sangat terkejut dirinya bisa menyumbangkan juara ke-1 untuk sekolah. “Lebih terkejut lagi ketika saya tetap ditunjuk sekolah untuk mengikuti lomba ini, karena di tahun lalu saya belum berhasil mendapatkan piala tetapi sekolah tetap memberikan kepercayaan kepada saya, dan hasilnya, tahun ini saya mendapatkan juara satu,” terang Dhiya.

Dhiya bersyukur dapat memperbaiki kesalahannya di tahun lalu. “Bekal yang saya siapkan untuk mengikuti lomba diantaranya, grammar dan pengetahuan umum,” sebutnya.

Suka duka pun dialami Dhiya selama mengikuti lomba, “Suka yang saya alami, saya jadi lebih mengenal lebih dekat dengan teman saya, dan menambah ilmu pengetahuan dalam mempersiapkan lomba, sedangkan dukanya, sedikit tertinggal pelajaran karena waktu latihan , tapi tetap bisa teratasi dengan bertanya kepada guru dan teman,” jelas Dhiya. (IU/DU)