please wait

Aplikasi Pintar Buatan Wikrama Juara Smarthackathon Nasional


SMK WIKRAMA BOGOR - Perasaan senang dan bangga dirasakan SMK Wikrama Bogor. Pasalnya, sekolah yang terkenal dengan kemampuan IT siswa maupun guru yang diatas rata-rata ini mampu menunjukan eksistensinya di tingkat nasional dalam ajang bergengsi ‘Smarthacktahon’ pada 13-14 Desember 2017 di Jakarta. Aplikasi pintar literasi finansial yang dibuat Fandy Septiana sebagai Project Manager, Siti Syahda sebagai Programmer, Tedi Alamsyah sebagai System Analist dan M. Ilham Sihabudin sebagai Designer mampu menarik perhatian juri pada ajang tersebut sehingga SMK Wikrama Bogor berhasil meraih juara 1.

Menurut Fandy Septiana, banyak proses yang dilalui SMK Wikrama Bogor hingga dapat meraih juara 1, yaitu, mengikuti proses pendaftaran pada 14 November 2018. “Dan sebelum mendaftar, kami sudah menentukan ide,” sebutnya.

Dilanjutkan dengan proses pembuatan proposal yang sukses membawa SMK Wikrama ke proses seleksi berikutnya. Dari 179 tim yang mendaftar hanya 60 tim yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya. “Sampai pada 2 Desember 2018, kami membuat prototipe untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya, akhirnya terpilih 40 tim finalis untuk mengikuti lomba secara langsung,” jelas Fandy.

Tentunya perasaan bangga dirasakan Fandy saat diumumkan bahwa aplikasi yang dibuat timnya berhasil meraih juara 1. “Aplikasi yang kami buat pada saat itu sesuai dengan tema lomba di tahun ini yaitu literasi finansial, sehigga kami mencetuskan untuk membuat aplikasi yang dinamakan ‘Tanya Tentang Duit’(TTD),” cerita Fandy

Siti Syahda sebagai programmer pembuatan aplikasi ini menuturkan bahwa ‘TTD’ ini merupakan aplikasi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan milenial yang haus akan pengetahuan tentang keuangan. “TTD ini aplikasi pintar untuk konsultasi keuangan berbasis artificial inteligent chartboard,  jadi kita chatting dengan robot menanyakan pertanyaan yang akan langsug dijawab, tapi dibuat senyaman mungkin, sehingga konsumen aplikasi ini merasa seperti sedang berkomuikasi dengan manusia,”

Syahda mengaku banyak pengalaman seru yang ia alami selama mengikuti lomba, “Saya jadi belajar lebih banyak mengenai pembuatan aplikasi artificial inteligent chatboard lewat lomba ini, sehingga hal ini membuat pengetahuan saya lebih baik lagi dan berkembang, selain itu saya juga mendapatkan bonus  beasiswa dari codingsmart sebagai hadiah dari ajang tersebut,” tuturnya.

Sehingga Syahda sangat bersyukur diberikan kesempatan oleh SMK Wikrama Bogor mengiikuti lomba ini. “Hal ini memotivasi saya untuk menjadi lebih baik lagi dan keluar dari zona nyaman,” tukas Syahda di akhir wawancar bersama tim Jurnalistik Wikrama. (IU)