please wait

Chef Wikrama Rebut Tiga Piala Sekaligus


SMK WIKRAMA BOGOR - Siswa-siswi Kompetensi Keahlian Tata Boga SMK Wikrama Bogor sebarkan kabar gembira bagi warga sekolah. Pasalnya, mereka berhasil meraih tiga piala sekaligus dalam Lomba Kreasi Bahan Pangan Lokal yang diadakan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Kementerian Pertanian RI, pada 8 November 2018 di Auditorium Utama Ir. Sadikin Suminta Wikarta, Cimanggu, Kota Bogor. Mereka berhasil meraih juara 1 untuk resep ‘Ramen Ganyong with Spicy Chicken Curry’, juara 3 untuk resep ‘Roti Manis Talas IsI Fla Vanilla’, serta juara harapan 1 untuk resep ‘Mocaf Almond Crispy’.

Salah seorang guru produktif Kompetensi Keahlian Tata Boga, Tri Jaya Suling mengatakan awal mula siswanya bisa mengikuti lomba ini karena SMK Wikrama mendapatkan undangan langsung dari panitia kegiatan. “Karena kami tertarik dengan konten lombanya, yaitu memanfaatkan pangan lokal sebagai bahan suatu makanan, makadari itu kami langsung menyeleksi siswa dan mempersiapkan mereka untuk mengikuti lomba ini,” katanya.

Tri menambahkan, persiapan dilakukan siswa selama satu minggu sebelum lomba berlangsung. “Mulai dari ide pangan lokal yang akan dibuat menjadi sebuah masakan, hingga eksekusi pembuatannya,” tambahnya.

Tri mengaku, tentunya dalam persiapan ia dan siswanya mengalami beberapa kesulitan. “Untuk resep ramen ganyong terutama, kami sulit mendapatkan bahannya, karena ganyong ini merupakan umbi-umbian yang musiman, keberadaannya pun belum banyak diketahui orang,” jelasnya.

Salah seorang siswi kompetensi keahlian Tata Boga yang berhasil meraih juara 1, Andhina Yorissa mengatakan, selain sulit didapatkan, bahan baku ganyong ini pun teksturnya lengket sehingga sulit dibentuk menjadi mie. “Namun saya yakin, tepung ganyong ini bisa dijadikan mie, dan dengan usaha keras akhirnya terbukti, mie yang berbahan baku tepung ganyong lebih kenyal dibandingkan ketika dicoba menggunakan tepung talas atau mocaf,” tutur Andhina.

Andhina mengatakan, resep ramennya ini melewati dua tahap seleksi dalam lomba kreasi bahan pangan lokal ini. “Pertama seleksi melalu video, sehingga kami dibantu oleh tim Multimedia dalam pembuatan videonya, dan yang kedua seleksi demo masak secara langsung dihadapan para juri,” katanya.

Tentunya, siswi tingkat 11 ini mengaku terdapat sensasi berbeda saat memasak dihadapan juri. “gugup itu pasti, terlebih lagi kita hanya diberi waktu dua jam, dan pada saat masak dilihat dan ditanya-tanya langsung oleh juri,” katanya.

Saat berlomba, Andhina mengaku tidak sendiri, ia bersama temannya, Muhammad Riansyah saling bekerja sama. “Ini pertama kalinya saya ikut lomba, dan senang sekali bisa mendapatkan juara, tentunya kedepan saya ingin mengikuti lomba lebih banyak lagi membawa nama baik sekolah, selain itu saya juga ingin mengembangkan potensi saya dalam memasak,” beber Andhina.

Siswa-siswi tata boga lainnya yang berhasil merebut piala dalam lomba yang sama, yaitu, Ardiyanti Nada Aqilah dan Farly Putra Abidi, serta Nessa Julan Aulia dan Muhammad Pajar Purnama Diningrat. (IU)

Sumber : Wikrama Magazine Edisi 003/XI/NOVEMBER/2018